V the Knight bagian 2
12 tahun yang lalu...
"Horeeeeee ayah memang jenius!" teriak Elvira dalam pelukan ayahnya, Dubois
"Ayah aku mau mencoba nya pertama kali yaa!?"
Ronald menimpalinya dengan manja.
Riuh gembira di ruang tengah tidak akan pernah terdengar oleh para tetangga. Karena mereka memang tidak mempunyai tetangga. Dubois tinggal bersama keluarganya di sebuah rumah yang memiliki pekarangan yang sangat luas. Mereka tinggal di sebuah desa yang bernama Orxen. Desa itu berjarak agak jauh dari pinggiran kota. Bahkan, Elvira harus mengayuh sepeda sejauh 4 km setiap paginya untuk pergi ke sekolah dan begitu pula sebaliknya ketika dia akan pulang dari sekolah. Makan, minum,dan kebutuhan hidup mereka semua ditanggung oleh pihak militer tempat dimana Dubois bekerja.
Keluarga Dubois saat ini sedang merayakan hari keberhasilan Dubois menciptakan senapan yang canggih di ruang bawah tanah mereka. Hanya anggota keluarga mereka saja yang merayakan keberhasilan itu. Mereka berempat adalah Elvira, Debora, Dubois, dan Ronald. Mereka berfoto bersama di ruang tengah. Elvira dan Ronald duduk di tengah-tengah Ibu dan Ayah mereka. Ronald duduk di samping ibu dan Elvira duduk di samping ayah. Lalu Elvira berlari ke arah kamera dan menekan timer foto, kemudian dia kembali berlari ke atas sofa dan... Cckreekk!!..Keluarlah foto mereka berempat.
Senapan itu diberi nama Aurora37KL. Senapan tersebut menggunakan teknologi laser berkekuatan tinggi. Sinar laser yang dihasilkan senapan itu dapat menembus dada dan merobek jantung dalam sekejap mata. Keberadaan senapan itu masih sangat rahasia. Bahkan, pihak militer pun belum mengetahui perihal senapan tersebut.
Dubois memiliki sebuah perencanaan untuk membuat persenjataan rahasia, diantaranya :
• Kostum tembus pandang
• Portal pelindung
• Senapan bertenaga laser
• Drone penghancur bertenaga laser
• Tank bertenaga laser
• dan alat pencipta gelombang laut yang bertenaga gelombang elektromagnetik.
Dia ingin menciptakan semua itu untuk diserahkan pada negara Chesttulac jika suatu saat negara mendapatkan ancaman yang besar dari negara lain. Dia merahasiakan rencananya itu dari pihak militer, karena dia takut apabila persenjataan yang dia buat akan jatuh kepada tangan yang salah. Sebab, negara Chesttulac adalah sarang persembunyian para mafia internasional. Para mafia memanfaatkan oknum-oknum tertentu untuk bekerja dengan mereka. Bahkan mereka juga bekerjasama dengan oknum-oknum tertentu yang ada di dalam kemiliteran. Para mafia bergerak di bidang bisnis persenjataan dan obat-obatan terlarang.
Dubois bekerja sebagai ilmuan di laboratorium militer milik negara untuk menggantikan seorang rekannya yang bernama Garel. Rekannya itu tewas dibunuh dan dibakar bersama gedung laboratorium oleh seorang suruhan mafia yang bernama Herzl. Sebab itulah, negara menyerahkan semua tanggung jawab penelitian militer kepada Dubois. Dan dengan ikhlas hati, Dubois menerima tawaran pihak militer untuk bekerja disana. Walaupun pada mulanya dia agak ragu-ragu dan menolak tawaran tersebut. Tetapi, akhirnya dia menerimanya demi keberlangsungan hidup keluarganya di negara Chesttulac.
Saat pertama kali dia bekerja, Dubois dihadapkan pada dua Permasalahan. Permasalahan pertama, dia khawatir akan dimanfaatkan oleh pihak militer sampai usia tua. Permasalahan kedua, nyawa dirinya beserta keluarganya terancam oleh serangan mafia yang kapan saja bisa terjadi di masa yang akan datang.
***
Herzl bisa dengan leluasa memasuki kawasan laboratorium militer. Sebab, Herzl bekerja di sana sebagai penjaga laboratorium. Herzl adalah seorang penghianat . Dia bekerja untuk seorang mafia yang bernama Gorman. Gorman mempunyai bisnis persenjataan dan obat-obatan terlarang. Dia memberi perintah kepada Herzl untuk merebut data-data rahasia pihak militer negara chesttulac
***
Waktu menunjukan pukul 03:56 dini hari. Ruangan laboratorium terasa sepi dan tidak ada seorang pun selain Garel dan Herzl...
Herzl menghampiri Garel yang sedang duduk di kursi meja penelitiannya. Lalu Herzl menepuk pundaknya.
"Hey bung! Sampai berapa lama kau akan terus bekerja seperti ini!?" tanya Herzl sambil tersenyum sinis.
"Aku akan menghabiskan usiaku disini untuk negara kita, haah...." jawab Garel sambil berdiri dan menghela napas.
Herzl berbisik pada Garel
"Aku ada tawaran menarik untukmu, kau serahkan data-data mengenai senapan Alpha77SR, dan aku akan membiarkanmu hidup" bisik Herzl sambil menodongan pistol kecil ke dada Garel.
Garel mengangkat tangan dan merasa sangat tertekan
"Maaf... aku tidak bisa melakukan itu, data-data itu tidak ada bersamaku" jawab Garel.
"Bohoong, jangan berbohong kau bapak tua, cepat kau serahkan, atau kau akan mati" ancam Herzl
"Tidak akaaan!!!"Teriak garel
Tiba-tiba...
Doooor!!
Herzl menarik pelatuknya.
Sontak lantai laboratorium diguyuri darah Garel yang mengalir dari sela-sela bajunya. Garel pun tewas dan tumbang ke arah samping.
Herzl mengacak-acak isi laboratorium, lalu mengotak-atik isi komputer. Dan dia menemukan berbagai data-data rahasia hasil penlitian di laboratorium. Kemudian memindahkan data-data tersebut ke dalam flasdisk.
Setelah semuanya selesai, Herzl membuat keributan dengan membakar bangunan laboratorium. Jasad Garel hangus terbakar api. Tidak ada seorang pun dari para penjaga yang berani masuk ke dalam untuk menyelamatkan jasad Garel dan memadamkan apinya.
Komentar
Posting Komentar